Macam - Macam Jenis Ikan Cupang Terpopuler Untuk Dipelihara

Ikan cupang merupakan ikan tropis asli Asia Tenggara. Perkembangan spesies dan warna yang beragam membuat ikan ini sangat populer sebagai ikan hias. Tidak terlalu sulit untuk merawat ikan cupang, sehingga cocok untuk pemula dan kini bisa ditemui di toko spesialis ikan tropis maupun di pet corner di retail stores.

Pada kesempatan ini, kita ingin berbagi tujuh poin menarik tentang ikan cupang dan hal-hal yang perlu diketahui bagi kamu yang sedang mempertimbangkan untuk merawat ikan ini.

Macam - Macam Jenis Ikan Cupang Terpopuler Untuk Dipelihara

Macam - Macam Spesies dan Warna Ikan Cupang

Di sini, kita akan memperkenalkan berbagai spesies ikan cupang hasil perbaikan kualitas. Ikan cupang adalah spesies yang sangat aktif dalam perbaikan kualitas, dan ada begitu banyak spesies yang mengagumkan.

Beberapa spesies yang umum terlihat termasuk ikan cupang tradisional, ikan cupang dengan sirip seperti mahkota yang dikenal sebagai Crown Tail Cupang, dan Cupang Dumbo dengan sirip dada yang besar dan indah. Warna juga sangat beragam, jadi cobalah mencari spesies dan warna yang sesuai dengan preferensi kalian.

Ikan cupang memiliki kesadaran teritorial yang sangat kuat, dan sejak dulu telah dikenal sebagai ikan adu di negara asalnya karena kebiasaan bertarung sengit antara pejantan. Ketika bertarung, mereka akan mengepakkan sirip mereka untuk membuat tubuh terlihat lebih besar dan mengintimidasi lawan, menampilkan penampilan yang sangat anggun. Hal ini disebut flaring.

Karena kesadaran teritorial yang kuat, dasar dari pemeliharaan ikan cupang adalah memelihara mereka secara individual. Oleh karena itu, meskipun jarang terlihat, jika kalian ingin mengamati flaring, kalian bisa mendekatkan wadah ikan cupang lain atau cermin.

1. Ikan Cupang Combtail

Ikan Cupang Combtail

Ikan cupang mahkota (Crown Betta) memiliki penampilan yang sangat unik. Tampilannya lebih mengesankan karisma daripada keanggunan. Siripnya terbelah menjadi beberapa bagian, menciptakan tampilan yang sulit ditemukan pada ikan lain. Sirip yang unik ini menyerupai mahkota yang dikenakan oleh seorang raja, sehingga terlihat anggun dan megah. 

Ikan Cupang serit / combtail

Kami merekomendasikan kalian untuk memelihara ikan cupang mahkota jika kamu menyukai spesies ikan dengan penampilan yang berbeda dan unik! Ikan Cupang Combtail merupakan hibrida antara Ikan Cupang Crowntail dan spesies non-Crowntail, menghasilkan ikan dengan jaring ekor yang berkurang.  Hal ini menghasilkan sirip yang lebih bulat atau sedikit meruncing, tetapi tetap lebar dan panjang cukup dijadikan ikan di aquarium sebagai pajangan dirumah.

2. Ikan Cupang Plakat

Ikan Cupang Plakat

Ikan cupang Plakat memiliki penampilan yang paling mirip dengan ikan cupang liar dalam hal bentuk tubuh. Siripnya paling pendek, memberikan penampilan yang lebih rapi dan menggemaskan daripada anggun. Oleh karena itu, kecepatan renangnya paling cepat dan aktif di antara spesies ikan cupang Plakat, dan beberapa individu dengan sirip sedikit lebih panjang terkadang dibedakan sebagai 'Half Moon Plakat ikan cupang'. Bagi kalian yang ingin memelihara ikan lucu, kita sangat merekomendasikan spesies ini.

Baca Juga: Cara Merawat Ikan Cupang: Agar Sehat Untuk Ternak dan Budidaya Ikan Cupang

3. Ikan Cupang Veiltail

Ikan Cupang Veiltail

Ikan cupang Veiltail ini terkenal dengan sirip ekornya yang mewah, indah, dan menggantung dengan anggun. Ikan cupang veil-tail telah menjadi tipe ekor yang paling populer di kalangan penggemar aquarium hias secara tradisional. Namun, popularitasnya mulai menurun belakangan ini seiring dengan munculnya ikan cupang "fancy" yang dikomersialisasikan oleh industri; ikan dengan bentuk ekor unik seperti crowntail, halfmoon, atau rosetail. Meskipun para breeder telah mengembangkan ikan cupang fancy selama beberapa dekade, ikan cupang veil-tail tetap menjadi favorit di toko hewan peliharaan karena kemudahan dalam pembiakan dan ketersediaannya yang luas.

Ikan Cupang Veiltail 2

Ikan cupang veil-tail mudah dikenali dari sirip ekor mereka yang panjang dan asimetris, yang secara alami mengelepar ke bawah. Gen ekor panjang ini, biasanya ditandai dengan VT oleh para breeder, bersifat dominan dan mudah untuk dibiakkan. Ikan cupang ini dianggap umum oleh para breeder dan kini sudah tidak ada kategori lagi untuk menampilkan ikan cupang veil-tail secara kompetitif.

Banyak pemelihara ikan cupang berpendapat bahwa ekor-veil standar memiliki kepribadian yang lebih ramah, sering mengibaskan ekor mereka dan bergerak di sekitar akuarium untuk mendapatkan pandangan yang lebih baik dari pemiliknya. 

4. Ikan Cupang Double Tail (Dumbo Ear)

Ikan cupang double tail menjadi objek favorit sejak mulai muncul di dunia ikan cupang. Ikan cupang double tail, seperti namanya, memiliki dua sirip ekor yang terpisah. Mereka tidak terbagi menjadi dua sisi seperti ikan mas, tetapi mengikuti pola atas-bawah. Lebih jelas lagi, sirip punggung mereka lebih panjang, tubuh juga lebih pendek dan gemuk daripada ikan cupang ekor tunggal biasa, sebab hal ini membantu mereka untuk mendukung sistem sirip yang spesial ini dengan lebih baik.

Ikan Cupang Double Tail atau dumbo ear

Salah satu ciri khas ikan cupang jenis Double Tail dibandingkan dengan spesies lainnya adalah sirip punggung yang lebih besar. Baik ikan cupang jantan maupun betina memiliki sirip ekor yang terbagi menjadi dua bagian, sehingga memberikan kesan indah dan menarik dibandingkan dengan betina dari spesies lain. Double Tail merupakan hasil dari modifikasi spesies ikan cupang asli yang berasal dari Thailand, tepatnya di Sungai Mekong, yang dikenal sebagai ikan tropis Betta Splendens.

Ikan cupang, yang dikenal sebagai ikan adu di daerah asalnya, memiliki sifat agresif yang merupakan salah satu karakteristik utama mereka. Sebagai spesies, ikan cupang juga memiliki organ yang disebut "labyrinth organ", yang memungkinkan mereka untuk mengambil oksigen langsung dari udara dengan menjulurkan mulut ke permukaan air. Ini merupakan adaptasi yang berkembang karena ikan cupang hidup di sungai-sungai yang tenang dan keruh dengan sedikit oksigen terlarut. 

Karena kemampuan ini, ikan cupang sering dijual di toko ikan hias dalam wadah berukuran kecil seperti gelas. Namun, bagi pemula, disarankan untuk tidak meniru hal ini, karena mempertahankan kualitas air dan suhu yang tepat bisa menjadi tantangan. Jenis ikan cupang Double Tail cukup umum ditemukan di toko ikan hias. 

ikan cupang dumbo ear

Saat ini, para breeder sering menggunakan ikan cupang double tail untuk meningkatkan ukuran sirip dorsal pada ikan cupang single tail. Hal ini efektif pada generasi pertama F1, tetapi pemilihan selektif jangka panjang bisa meningkatkan sirip dorsal ikan cupang single tail hampir sama dengan ikan cupang double tail!

Spesies ikan cupang baru dan penting yaitu halfmoon double tail, yang memiliki sirip ekor lebar yang tumpang tindih dan mampu membentang hingga 180 derajat atau lebih. Hal ini, dikombinasikan dengan rasio proporsional sirip dorsal dan sirip anal, pasti akan menghasilkan ikan cupang yang sangat mengesankan! 

5. Ikan Cupang Big Ear 

Ikan Cupang Big Ear

 Ikan cupang dumbo kini sedang "mendominasi", membuat para pecinta ikan ingin memiliki satu ekor. Tidak percaya? Yuk, langsung saja lihat daftar ikan cupang dumbo yang super cantik ini!

Ikan cupang dumbo (atau dikenal juga sebagai cupang telinga gajah) hadir. Jenis ikan ini memiliki bagian "telinga" (sirip) yang besar, terbuka lebar, dan anggun berenang di air. Telinga ikan yang berenang di dalam air, dikombinasikan dengan warna-warna mencolok, membuat pemandangan di sekitarnya tampak lebih indah berkali-kali lipat. Ini dianggap sebagai jenis ikan cupang paling favorit di antara berbagai jenis ikan cupang yang ditemukan hingga saat ini.

Di pasaran saat ini, ada beberapa jenis ikan cupang dumbo yang digemari dan sangat dicari, seperti Dumbo gold, lavender, white, dan lainnya. Kita menyukai warna-warna elegan, mewah, tetapi tetap menonjol, sehingga ikan cupang dumbo ini selalu menjadi favorit dan banyak dibeli di toko-toko.